Bangun tidur pagi ini kaget melihat trending topic media sosial? Yap, nama Janice Tjen sedang dielu-elukan oleh seluruh pecinta olahraga Tanah Air.
Bukan tanpa alasan, srikandi muda ini baru saja mencetak sejarah di ajang Australian Open 2026 hari ini, Selasa (20/1/2026). Dalam pertandingan yang menegangkan, Janice Tjen sukses menumbangkan petenis top dunia sekaligus finalis US Open, Leylah Fernandez.
Kemenangan sensasional ini bukan sekadar lolos ke babak kedua. Ini adalah momen bersejarah yang mengakhiri penantian panjang selama 28 tahun bagi sektor tunggal putri tennis Indonesia untuk kembali berjaya di Melbourne Park sejak era legenda Yayuk Basuki pada 1998.
Lantas, siapa sebenarnya sosok “Wonder Woman” yang punya pukulan forehand mematikan ini? Mari kita bedah profilnya.
Mental Baja Lulusan NCAA

Berbeda dengan jalur atlet konvensional yang langsung pro sejak remaja, Janice Tjen memilih mematangkan skill-nya lewat jalur pendidikan di Amerika Serikat. Ia adalah mantan punggawa Pepperdine University.
Selama berkuliah, prestasi Janice Tjen di dunia tennis kampus tidak main-main. Ia menyandang status mentereng sebagai ITA All-American dan pernah mencapai final ganda putri NCAA. Kompetisi liga mahasiswa AS yang terkenal keras inilah yang membentuk mental juaranya.
Kalian bisa melihat rekam jejak statistik universitasnya yang memukau di laman resmi Pepperdine Waves Women’s Tennis. Tidak heran jika transisinya ke level pro berjalan sangat mulus: dari juara liga mahasiswa langsung “sikat” pemain Top 50 dunia di Grand Slam!
Pecah Telur Gelar WTA
Sebelum mengguncang Australian Open hari ini, sinyal kebintangan Janice Tjen sebenarnya sudah terlihat sejak akhir tahun lalu.
Di penghujung 2025, ia berhasil pecah telur dengan menjuarai turnamen WTA pertamanya di Chennai Open. Gelar tersebut menjadi gelar WTA pertama bagi Indonesia sejak era Angelique Widjaja pada 2002 silam. Prestasi ini jugalah yang mendongkrak peringkat dunianya secara drastis.
Dari yang tadinya berada di luar 100 besar, per Januari 2026 ini peringkat tennis WTA Janice Tjen sudah menembus Top 60 Dunia (di kisaran peringkat 53-58). Lonjakan peringkat ini menjadikannya salah satu tunggal putri dengan progres tercepat di sirkuit profesional saat ini.
Jangan Lewatkan Pertandingan Selanjutnya
Kemenangan di Australian Open 2026 ini menjadi bukti sahih bahwa Janice Tjen bukan sekadar “jago kandang”. Level permainannya kini sudah berada di taraf Main Draw Grand Slam.
Perjalanan Janice Tjen masih panjang. Agar kalian tidak ketinggalan momen bersejarah di pertandingan babak kedua nanti, pastikan kalian sudah siap untuk streaming pertandingannya secara live.
Seringkali, momen krusial terlewat gara-gara sinyal lemot. Ada baiknya kalian mengecek tips memilih paket data internet stabil dan kencang agar aktivitas nonton bola tenis di HP tidak terganggu buffering saat match point.
Srikandi Baru Harapan Bangsa
Dengan gaya main yang agresif, pergerakan kaki lincah, dan pukulan forehand keras, banyak pengamat percaya Janice Tjen adalah jawaban atas kerinduan Indonesia memiliki ikon tunggal putri yang disegani dunia.Mari kita dukung terus langkahnya di Australian Open agar bisa melaju jauh dan mengharumkan nama Indonesia di panggung tennis dunia. She is definitely the one to watch!