Home » Besok Opening! Olimpiade Musim Dingin 2026 Jadi Panggung ‘Comeback’ Bintang NHL & Tantangan Venue 400 KM

Besok Opening! Olimpiade Musim Dingin 2026 Jadi Panggung ‘Comeback’ Bintang NHL & Tantangan Venue 400 KM

by Aulia Azzahra

Euforia pesta olahraga dunia akhirnya tiba di Italia!

Per hari ini, Kamis (5/2/2026), obor olimpiade dilaporkan sudah tiba di pusat kota Milan dan sedang diarak dari Piazza del Duomo menuju CityLife. Ini adalah tanda bahwa Olimpiade Musim Dingin 2026 (Milano Cortina) siap digelar.

Opening Ceremony dijadwalkan berlangsung besok malam, Jumat, 6 Februari 2026, di stadion legendaris San Siro yang berkapasitas 80.000 penonton. Namun, edisi kali ini bukan sekadar pesta kembang api biasa. Ada sejarah besar dan tantangan teknologi yang menyertainya.

Berikut adalah fakta teknis dan sorotan utama yang wajib kalian ketahui sebelum menonton besok.

NHL Is Back! Hoki Es Bakal “Berdarah-darah”

Foto: thescore.com

Ini adalah berita terbesar bagi pecinta olahraga adrenalin. Setelah absen selama 12 tahun (terakhir di Sochi 2014), para pemain profesional dari liga hoki terbaik dunia, NHL (National Hockey League), akhirnya diizinkan kembali berlaga di Olimpiade.

Artinya, kita bakal melihat monster-monster es seperti Connor McDavid (Kanada) dan Auston Matthews (USA) saling tabrak demi medali emas. Kompetisi Cabor Ice Hockey tahun ini diprediksi akan menjadi yang paling ketat dan brutal dalam sejarah.

Mengingat hoki es adalah olahraga dengan pergerakan keping puck yang sangat cepat, menontonnya di layar standar kadang bikin pusing karena motion blur. Agar aksi Connor McDavid terlihat tajam dan mulus saat meluncur di atas es, ada baiknya kalian mempersiapkan perangkat dengan layar yang mendukung refresh rate tinggi (144Hz) dan fitur motion smoothing. Kalian bisa mengintip ulasan tentang Smart TV Mini LED yang punya Gaming Mode 144Hz ini, yang teknologinya sangat mumpuni untuk menangkap detail olahraga super cepat tanpa patah-patah.

Debut Ski Mountaineering & Tantangan Fisik

Tahun ini, IOC resmi memasukkan Cabor baru: Ski Mountaineering. Berbeda dengan ski biasa yang hanya meluncur turun, atlet di cabor ini harus mendaki gunung salju yang curam menggunakan ski, lalu meluncur turun secepat kilat. Ini adalah kombinasi ketahanan fisik dan teknik yang sangat ekstrim.

Tantangan Logistik: Dua Kota, Jarak 400 KM

Secara teknis dan logistik, Milano Cortina 2026 adalah Olimpiade paling rumit. Sesuai namanya, venue terbagi di dua lokasi utama: Milan (untuk olahraga es indoor) dan Cortina d’Ampezzo (untuk olahraga salju outdoor).

Masalahnya, jarak kedua kota ini mencapai 400 KM atau sekitar 5 jam perjalanan darat! Hal ini memaksa panitia menggunakan teknologi broadcasting terintegrasi yang canggih untuk menyatukan atmosfer di kedua lokasi secara real-time saat pembukaan besok.

Siap Menyaksikan Sejarah?

Dengan kembalinya bintang NHL dan venue yang membentang luas melintasi pegunungan Alpen, Olimpiade Musim Dingin 2026 menjanjikan tontonan yang spektakuler. Pastikan kalian tidak melewatkan upacara pembukaannya besok!

You may also like