Pembukaan: Game PC Makin Serius, Storage Ikut Tersiksa
Kalau kalian gamer PC, pasti sadar satu hal: ukuran game zaman sekarang makin nggak masuk akal. Dulu game 10–20 GB sudah besar, sekarang:
- 50 GB terasa normal
- 100 GB ke atas bukan hal aneh
- Update dan DLC terus nambah
Akibatnya, SSD cepat penuh, performa turun, dan muncul dilema klasik: uninstall game lama atau beli storage baru? Tenang, sebelum keluar uang, ada banyak cara menghemat storage game PC yang bisa kalian lakukan.
1. Uninstall Bahasa dan Voice Pack yang Tidak Dipakai
Banyak game modern menyertakan:
- Multiple language pack
- Voice over berbagai bahasa
Padahal, yang dipakai biasanya cuma satu.
Contoh
- Voice Jepang, Inggris, Korea
- Subtitle semua bahasa
Kalau game mendukung penghapusan language pack:
- Kalian bisa hemat 2–10 GB per game
Cek di launcher atau folder instalasi game.
2. Hapus File Cache dan Shader Lama
Game PC sering menyimpan:
- Shader cache
- Temporary files
- Log update lama
File ini:
- Tidak penting
- Bisa menumpuk hingga beberapa GB
Lokasi Umum
- AppData
- Folder Documents
- Folder cache launcher
Membersihkannya aman, selama game tidak sedang berjalan.
3. Manfaatkan Fitur “Selective Download”
Beberapa launcher menyediakan opsi download selektif, seperti:
- Tekstur resolusi tinggi (4K)
- Mode campaign tertentu
- Mode multiplayer terpisah
Kalau kalian:
- Main di monitor 1080p
- Jarang main multiplayer
Menghapus fitur ini bisa menghemat belasan GB.
4. Pindahkan Game ke HDD atau SSD Sekunder
Kalau PC kalian punya:
- SSD kecil (OS + game utama)
- HDD besar (storage)
Strateginya:
- Game kompetitif → SSD
- Game single-player lama → HDD
Launcher seperti Steam dan Epic sudah mendukung pindah lokasi game tanpa reinstall.
5. Hapus Replay, Screenshot, dan Mod Lama
Tanpa sadar, folder game sering penuh oleh:
- Replay video
- Screenshot
- Mod tidak terpakai
Terutama game seperti:
- GTA
- Cyberpunk
- The Sims
- Game simulasi
Cek folder:
- Documents
- Saved Games
Ini sering jadi “silent storage killer”.
6. Kurangi Update Otomatis Game yang Jarang Dimainkan
Launcher game suka:
- Auto update background
- Download patch besar
Padahal gamenya jarang dimainkan.
Solusinya:
- Matikan auto update
- Update manual saat ingin main
Selain hemat storage, ini juga hemat kuota.
7. Gunakan Compression untuk Game Lawas
Beberapa game lama bisa dikompres tanpa masalah:
- Terutama game single-player
- Jarang update
Windows punya fitur compression bawaan, meski:
- Sedikit mengurangi performa loading
- Tapi aman untuk game ringan
8. Jangan Simpan Installer Backup di Drive yang Sama
Banyak gamer:
- Simpan installer
- Simpan file ZIP game lama
Padahal:
- Installer bisa dihapus setelah install
- Backup bisa dipindahkan ke HDD eksternal
Ini sering makan storage tanpa disadari.
9. Manfaatkan Cloud Save, Bukan Save Lokal
Beberapa game menyimpan save lokal yang besar, terutama:
- Game simulasi
- Game dengan banyak mod
Kalau tersedia: - Aktifkan cloud save
- Hapus save lama yang tidak dipakai
10. Kapan Harus Upgrade Storage?
Kalau kalian: Main banyak game AAA, Sering install–uninstall, Pakai SSD kecil (256 GB) Upgrade SSD: Lebih praktis, Harga SSD sekarang jauh lebih terjangkau. SSD tambahan sering lebih worth daripada stress kelola storage. Menghemat storage game PC bukan berarti harus pelit game. Juga buat kalian yang mencari laptop gaming cek artikel Uzone. Dengan manajemen file, disiplin dan settingan yang benar Kalian bisa memaksimalkan storage yang ada tanpa mengorbankan pengalaman gaming.