Brand olahraga global Adidas kembali membuat gebrakan di dunia lari dengan memperkenalkan Adidas Hyperboost Edge, sebuah model sepatu lari terbaru yang dirancang untuk memberikan bantalan maksimal, energi pantulan tinggi, dan bobot yang tetap ringan untuk aktivitas lari harian.
Peluncuran Adidas Hyperboost menjadi bagian dari strategi terbaru Adidas dalam menghadirkan sepatu lari generasi baru yang menggabungkan kenyamanan, performa, dan desain modern.
Menariknya, Adidas Hyperboost dirancang sebagai sepatu super-trainer tanpa menggunakan pelat karbon yang biasanya terdapat pada sepatu race. Dengan pendekatan ini, Adidas ingin menciptakan pengalaman lari yang lebih natural, responsif, dan nyaman untuk berbagai jenis latihan.
Adidas Hyperboost Hadir dengan Teknologi Hyperboost Pro
Jika sebelumnya para pelari sudah familiar dengan teknologi Boost dan Lightstrike Pro, kini Adidas membawa teknologi busa terbaru bernama Hyperboost Pro. Hyperboost Pro adalah midsole foam yang dirancang untuk memberikan tiga elemen utama, yaitu cushioning, energy return, dan lightness.
Patrick Nava selaku General Manager Adidas Running menjelaskan bahwa Hyperboost merupakan langkah baru dalam pengembangan sepatu lari Adidas.
“Kami ingin menghadirkan sesuatu yang benar-benar transformatif bagi para pelari. Hyperboost Edge adalah wujud nyata dari Power of Three—cushioning, energy return, dan lightness dalam satu sepatu.” ucap Patrick
Ia mengatakan kombinasi ini membuat sepatu terasa empuk saat mendarat sekaligus responsif ketika pelari melakukan dorongan langkah berikutnya. Teknologi tersebut membuat Adidas Hyperboost menjadi salah satu sepatu lari super-trainer dengan bantalan tebal yang tetap terasa ringan dan stabil saat digunakan untuk berbagai jenis latihan.
Teknologi Utama Adidas Hyperboost
Beberapa teknologi utama yang membuat Adidas Hyperboost menarik di dunia sepatu lari modern antara lain:
- Hyperboost Pro Midsole
Salah satu ciri khas dari Adidas Hyperboost adalah desain midsole yang sangat tebal atau dikenal sebagai max cushioning. Sepatu ini memiliki tinggi midsole sekitar 45 mm di bagian rearfoot dan drop 6mm.
Desain ini memberikan bantalan yang sangat empuk sekaligus membantu menyerap benturan ketika kaki mendarat di permukaan jalan. Tinggi midsole tersebut juga membantu mengurangi tekanan pada sendi sehingga lebih nyaman digunakan untuk berlari dalam jarak jauh - PRIMEWEAVE Upper
Tidak hanya fokus pada midsole, Adidas juga memperhatikan bagian upper dari sepatu Hyperboost. Sepatu ini menggunakan material PRIMEWEAVE yang dirancang untuk memberikan kenyamanan sekaligus ventilasi yang baik.
Pada bagian tumit, Adidas juga menambahkan heel pods yang berfungsi meningkatkan stabilitas dan memberikan bantalan tambahan di area heel. Hal ini penting karena bagian tumit merupakan titik pertama yang sering menerima tekanan ketika pelari melakukan heel strike. - LIGHTTRAXION Outsole
Untuk bagian outsole, Adidas Hyperboost menggunakan teknologi LIGHTTRAXION yang terinspirasi dari sepatu balap Adidas. Outsole ini dirancang agar tetap ringan namun tetap memiliki daya cengkeram yang kuat di berbagai kondisi jalan.
Desain outsole ini juga membantu mengurangi bobot keseluruhan sepatu sehingga Hyperboost tetap terasa ringan meskipun memiliki midsole yang tebal.
Harga dan Waktu Rilis
Adidas Hyperboost pertama kali diperkenalkan secara global pada awal 2026 dan dijadwalkan mulai tersedia secara resmi pada 17 Maret 2026. Sepatu ini hadir dengan warna awal merah dan putih yang cukup mencolok, dengan varian warna lain direncanakan hadir beberapa bulan setelahnya.
Di pasar global, sepatu ini dibanderol sekitar 200 dolar Amerika atau setara dengan sekitar Rp3 jutaan hingga Rp3,5 jutaan tergantung wilayah penjualan.
Dengan harga tersebut, Adidas Hyperboost berada di kategori sepatu lari premium yang dirancang untuk pelari serius yang menginginkan teknologi terbaru dalam sepatu latihan.
Detail Spesifikasi Adidas Hyperboost
| Spesifikasi | Detail |
| Nama Produk | Adidas Hyperboost Edge |
| Brand | Adidas |
| Jenis | Sepatu Lari Road Running |
| Midsole | Hyperboost Pro Foam |
| Upper | PRIMEWEAVE woven upper |
| Outsole | LIGHTTRAXION rubber outsole |
| Berat | ±255 gram (ukuran pria 8.5 UK) |
| Stack Height | 45 mm (heel) / 39 mm (forefoot) |
| Drop | 6 mm |
| Tipe Pronasi | Netral |
| Penggunaan | Lari harian, long run |
| Permukaan | Jalan raya |
| Harga Global | Sekitar $200 |
| Tanggal Rilis | 17 Maret 2026 |
Kombinasi desain futuristik, bobot ringan, serta teknologi terbaru membuat Adidas Hyperboost menjadi salah satu sepatu lari yang patut diperhatikan oleh pelari di tahun 2026. Baik untuk pelari pemula maupun runner berpengalaman, sepatu ini menawarkan keseimbangan antara kenyamanan, performa, dan inovasi teknologi yang menjadi ciri khas Adidas.